
Palangka Raya – Semangat melestarikan budaya dan memperkuat identitas Kalimantan Tengah kembali diwujudkan melalui Pemancangan Tiang Perdana Pembangunan Huma Betang Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan bersejarah ini menjadi langkah awal pembangunan Huma Betang sebagai simbol persatuan, kebersamaan, dan filosofi hidup masyarakat Dayak yang telah diwariskan dari generasi ke generasi, Kamis (23/07).
Pada kegiatan tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah diwakili oleh Analis SDM Aparatur Ahli Muda, Yovie Fabianto, sebagai bentuk partisipasi aktif dalam mendukung program pembangunan daerah yang berorientasi pada pelestarian budaya dan penguatan nilai-nilai kearifan lokal.
Kehadiran perwakilan Kanwil Kemenkum Kalimantan Tengah juga mencerminkan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serta para pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berlandaskan nilai-nilai budaya bangsa.
Prosesi pemancangan tiang perdana berlangsung khidmat dan disaksikan oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat. Momen ini menjadi simbol dimulainya pembangunan Huma Betang yang diharapkan menjadi pusat pelestarian budaya Dayak sekaligus ruang edukasi bagi masyarakat dan generasi muda untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya Kalimantan Tengah.
Bagi masyarakat Dayak, Huma Betang bukan sekadar rumah adat. Di dalamnya terkandung nilai-nilai kebersamaan, toleransi, gotong royong, dan saling menghormati di tengah keberagaman. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat persatuan Indonesia dan menjadi warisan budaya yang patut dijaga serta dilestarikan.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Kanwil Kementerian Hukum Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan yang berlandaskan hukum, budaya, serta kearifan lokal.
Diharapkan pembangunan Huma Betang dapat berjalan sesuai rencana dan kelak menjadi ikon kebanggaan Kalimantan Tengah yang tidak hanya merepresentasikan kekayaan budaya Dayak, tetapi juga menjadi destinasi edukasi dan wisata budaya yang mampu menginspirasi masyarakat serta memperkenalkan nilai-nilai luhur Bumi Tambun Bungai kepada Indonesia maupun dunia. (Reddok, Humas Kalteng – HF, Juli 2026).




