
Palangka Raya – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan Rapat Pembangunan Zona Integritas yang dilaksanakan di Aula Kahayan Kantor Wilayah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah percepatan pemenuhan data dukung Rencana Kerja Tahunan Reformasi Birokrasi (RKT RB) dan Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Zona Integritas Tahun 2026, Senin (18/05/2026).
Rapat tersebut diikuti oleh para Kepala Divisi, pejabat administrator, JFT, JFU, serta Tim Pembangunan Zona Integritas. Agenda kegiatan meliputi internalisasi pembangunan Zona Integritas, monitoring dan evaluasi pembangunan ZI, tindak lanjut pemenuhan data dukung, monitoring pemanfaatan teknologi informasi, hingga pembahasan pelaksanaan rencana aksi dan target prioritas Reformasi Birokrasi Tahun 2026.
Ketua Pembangunan Zona Integritas, Muhamad Mufid, menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas membutuhkan keterlibatan aktif seluruh jajaran agar target WBBM dapat tercapai secara optimal.
Muhamad Mufid juga menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, penguatan pengawasan, serta pembangunan budaya kerja yang profesional dan berintegritas. Ia juga menekankan pentingnya sinergi seluruh jajaran dalam memenuhi data dukung secara tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan.
“Pembangunan Zona Integritas bukan hanya tanggung jawab tim kerja semata, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh pegawai. Komitmen, konsistensi, dan sinergi antarbidang menjadi kunci utama dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani,” ujar Muhamad Mufid.
Sementara itu, Wakil Ketua I Pembangunan Zona Integritas, Joko Martanto, menekankan pentingnya penguatan pelayanan publik dan pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung reformasi birokrasi. “Pelayanan publik harus terus ditingkatkan agar semakin cepat, mudah, dan transparan. Pemanfaatan teknologi informasi juga menjadi bagian penting untuk menciptakan pelayanan yang efektif dan akuntabel kepada masyarakat,” ungkapnya.
Di sisi lain, Wakil Ketua II Pembangunan Zona Integritas, Deny Harlianto, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas juga dipengaruhi oleh disiplin dan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kantor wilayah. “Penguatan manajemen SDM, budaya kerja, dan akuntabilitas kinerja harus berjalan beriringan. Dengan kerja sama dan kedisiplinan seluruh pegawai, saya optimis target pembangunan Zona Integritas menuju WBBM dapat tercapai,” tutur Deny Harlianto.
Sebagai bentuk penguatan kelembagaan, Kantor Wilayah juga telah melakukan penyesuaian susunan Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM Tahun 2026 melalui Keputusan Kepala Kantor Wilayah Nomor W.17-64.OT.03.02 Tahun 2026. Penyesuaian tersebut dilakukan guna mengoptimalkan pelaksanaan pembangunan Zona Integritas serta memastikan efektivitas koordinasi antar kelompok kerja.
Dalam pelaksanaannya, pembangunan Zona Integritas difokuskan pada enam area perubahan, yaitu Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Melalui penguatan enam area tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah diharapkan mampu menciptakan birokrasi yang bersih, akuntabel, efektif, serta memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan komitmen seluruh tim kerja dalam mendukung tercapainya predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. Dengan kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh pegawai, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah optimis dapat terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta mewujudkan reformasi birokrasi yang berdampak nyata bagi masyarakat. (Reddok, Humas Kalteng – HF, Mei 2026).
#KemenkumKalteng
#LayananHukumMakinMudah
#KitaMulaiCaraBaru
#Hajrianor




