
Jakarta – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah melalui Kepala Bidang Pelayanan AHU, Khudloifah, didampingi Petugas Layanan AHU Hadi Cahyadi dan Arifatul Ananingtyas, mengikuti kegiatan Diskusi Interaktif Ekosistem Usaha dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Perseroan Perorangan yang diselenggarakan di Gran Melia Hotel & Resort, Setia Budi, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU), Widodo, serta dihadiri oleh Direktur Badan Usaha Andi Taletting, Direktur Teknologi Informasi Sugito, Direktur Perdata Henry Sulaiman, serta para narasumber dari Kementerian Sosial, Kementerian UKM, Direktorat Jenderal Pajak, dan perwakilan Bank BNI.
Dalam sambutannya, Dirjen AHU menyampaikan apresiasi atas kinerja dan sinergi seluruh Kantor Wilayah dalam mendukung pencapaian target nasional Tahun 2026. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengakselerasi target 80.000 pendirian Perseroan Terbatas (PT) Perorangan dalam satu tahun serta optimalisasi implementasi layanan berbasis digital.
“Diharapkan kita menjadi super tim sebagai langkah awal dalam meluncurkan Super Apps yang akan hadir pada bulan April dengan dua fitur layanan AHU, yaitu Pendirian PT Perseroan Perorangan dan Layanan Apostille,” ujarnya.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah, Hajrianor, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat strategis dalam memperkuat pemahaman teknis serta meningkatkan kualitas layanan di daerah.
Ia menegaskan bahwa partisipasi dalam diskusi dan bimtek ini menjadi momentum penting bagi jajaran Kanwil untuk mengoptimalkan implementasi aplikasi AHU Online serta mendukung percepatan target nasional pendirian Perseroan Perorangan.
“Kami siap mendukung dan mengimplementasikan arahan pusat dengan memperkuat koordinasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta optimalisasi layanan kepada masyarakat dan pelaku usaha di Kalimantan Tengah,” ungkap Hajrianor.
Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya ekosistem usaha yang lebih efektif, terintegrasi, dan berbasis digital guna mendukung kemudahan berusaha di Indonesia. (Red-dok, Humas Kalteng, Maret 2026)
Foto Dokumentasi :



